Jurnalis VOA Gedung Putih Kembali Bekerja usai Biden Singkirkan CEO

- Senin, 25 Januari 2021 | 12:09 WIB
Joe Biden/ instagram
Joe Biden/ instagram

WASHINGTON DC, AYOTEGAL.COM - Jurnalis asak Indonesia Patsy Widakuswara sempat disingkirkan dfari Gedung Putih saat kepemimpinan Donald Trump karena mencoba mewawancarai Menteri Luar Negeri Mike Pompeo. Itu dilakukan Pasty untuk mendapatkan informasi yang komperhensif. Sayang, tindakan tersebut justru membiat Patsy tersingkir.

Belum lama ini, Presiden Amerika Serikat yang baru, Joe Biden, 'menyingkirkan' 

Voice of America kembali menugaskan reporter asal Indonesia di Gedung Putih setelah sempat diberhentikan karena ia coba mewawancarai mantan CEO US Agency for Global Media tersebut, Michael Pack. Pack diminta mengundurkan diri sebagai bagian memperbaiki manajemen yang sempat kacau dalam media tersebut.

"Saya kembali meliput WH untuk @voanews. Penugasan kembali saya pada 11 Januari setelah saya mengajukan pertanyaan kepada Mike Pompeo tentang kerusuhan Capitol telah dibatalkan, menyusul pergantian kepemimpinan," tulis Widakuswara di Twitter.

Badan penyiaran tersebut mengalami kekacauan selama empat tahun di bawah kepemimpinan Donald Trump. Setidaknya 20 karyawan VOA mengajukan perlindungan setelah melawan perubahan di badan tersebut.

Penolakan itu muncul awal bulan ini ketika beberapa jurnalis memprotes siaran langsung pidato Mike Pompeo di kantor pusatnya. Para jurnalis tidak diizinkan untuk bertanya pada acara tersebut, dan banyak yang menganggap siaran tersebut sebagai bentuk propaganda.

AYO BACA : BiP, Aplikasi Perpesanan Buatan Turki Siap Gantikan WhatsApp

Selama pidato, Pompeo menggembar-gemborkan dan mengkritik VOA karena kurang memberitakan sisi positif dari pemerintahan Trump.

Setelah acara tersebut, Widakuswara berusaha untuk mewawacarai Pompeo saat dia keluar dari markas mereka. Dia kemudian dicopot.

Halaman:

Editor: Fitria Rahmawati

Tags

Terkini

X