Bawaslu Kabupaten Tegal Launching Desa Pengawasan dan Antipolitik Uang 2021, Ini Daftarnya

- Kamis, 7 Oktober 2021 | 14:37 WIB
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tegal melaunching Desa Kedungsukun, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, menjadi desa pengawasan, Kamis (7 Oktober 2021) (Dwi Ariadi/Ayotegal)
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tegal melaunching Desa Kedungsukun, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, menjadi desa pengawasan, Kamis (7 Oktober 2021) (Dwi Ariadi/Ayotegal)

ADIWERNA, AYOTEGAL.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tegal melaunching Desa Kedungsukun, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, menjadi desa pengawasan, Kamis (7 Oktober 2021).

Selain dari jajaran Bawaslu Kabupaten Tegal, kegiatan tersebut dihadiri perwakilan masyarakat Desa Kedungsukun, dengan menerapkan protokol kesehatan, mengenakan masker dan menjaga jarak selama berlangsungnya Launching desa pengawasan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tegal, Ikbal Faizal mengatakan, untuk pengembangan desa pengawasan partisipatif ke depan diharapkan mampu desa turut aktif menjadi pengawas partisipatif pada pada agenda Pemilu yang rencananya digelar tahun 2024 dan Pemilukada.

Baca Juga: Harga Emas Antam 7 Oktober 2021 Naik Tipis, Satu Gram Jadi Rp918.000

Dikatakan oleh IKbal Faisal, pengawasan Pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu akan tetapi menjadi tanggung jawab bersama.

''Dengan memberikan pengetahuan kepada masyarakat dan rasa kepedulian serta rasa memiliki, diharapkan masyarakat dapat berperan aktif terhadap pengawalan proses jalannya
pemilihan umum dan bukan hanya milik Bawaslu saja,''kata Ikbal saat memberikan sambutan.

Menurut Ikbal, ada beberapa item penting yang patut diperhatian dan masyarakat berani bilang ''No'' untuk politik uang, ujaran kebencian dan hoaks.

Sementara, Istibsaroh, Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Kabupaten Tegal menguraikan soal peran Bawaslu sebagai salah penyelenggara Pemilu.

Menurut Istibsaroh, masyarakat harus memiliki sikap kritis dalam menangkap isu-isu politik yang sekarang sudah mulai bermunculan di media sosial.

''Meski penyelenggaraan Pemilu, terutama Pilpres masih tahun 2024, namun sekarang sudah mulai muncul konten-konten Pemilu di media sosial. Sebaiknya hati-hati, masyarakat mmencari dulu sumber-sumber resmi yang bisa dipercaya, sehingga tidak termakan hoaks,''jelasnya.

Baca Juga: Info Loker BPJS Kesehatan Oktober 2021, Wilayah Kerja Jateng, DIY hingga Luar Jawa

Adapun Koordinator Divisi Hukum, Humas, dan Data Informasi, Harpendi Dwi Pratiwi menyebutkan daftar desa pengawasan dan antipolitik uang di Kabupaten Tegal tahun 2021 :

Halaman:

Editor: Dwi ariadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X