Aturan Baru Pendakian di Gunung Slamet, Anak di Bawah Umur 15 Tahun Wajib Pendampingan

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 18:01 WIB
Forum diskusi yang digelar oleh Penmas Humas Polres Tegal dan pengurus Basecamp di Basecamp Gupala Edelweis Desa Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Rabu (13 Oktober 2021) (dok.Humas Polres Tegal)
Forum diskusi yang digelar oleh Penmas Humas Polres Tegal dan pengurus Basecamp di Basecamp Gupala Edelweis Desa Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Rabu (13 Oktober 2021) (dok.Humas Polres Tegal)

BUMIJAWA, AYOTEGAL.COM - Pengelola basecamp pendakian Gunung Slamet bersama Polres Tegal telah menyusun standarisasi SOP yang wajib ditaati oleh para pendaki.

Hal tersebut mencuat dalam forum diskusi yang digelar oleh Penmas Humas Polres Tegal dan pengurus Basecamp di Basecamp Gupala Edelweis Desa Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Rabu (13 Oktober 2021).

Hadir dalam diskusi tersebut, Kasi Humas AKP Supratman, RPH Perhutani Guci Saefulloh, perwakilan pengurus Basecamp pendakian wilayah Kabupaten Tegal antara lain, Bosapala Sawangan, Bokapala Sigedong, Permadi Guci, Gupala Guci, Kompak Rembul dan Dukuhliwung.

Baca Juga: Cuaca di Tegal, Slawi dan Brebes Terasa Panas Menyengat? Ternyata Ini Sebabnya

Selain itu, hadir juga perwakilan Relawan BPBD dan perwakilan Mapala STAPALA IBN Slawi.

Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa'at melalui Kasi Humas AKP Supratman mengatakan, penyusunan stadarisasi SOP pendakian Gunung Slamet itu untuk menyamakan persepsi antar pengurus basecamp.

''SOP pendakian bagi wisatawan yang datang dengan menambahkan batasan umur 15 tahun ke bawah harus ada pendampingan. Selain itu, juga pengelolaan sampah serta inovasi pengembangan potensi wisata di sepanjang jalur pendakian,''kata AKP Supratman.

SOP selanjutnya, lanjut dia yang didampingi Kasubsi Penmas Bripka Andi, penerapan protokol kesehatan yang ketat bagi wisatawan yang melakukan pendakian mengingat sebagian wisatawan berasal dari luar kota.

Baca Juga: Nglarisi Jajane Wonge Dewek, Cara Pemkab Tegal Promosikan Produk UMKM Lokal

''Pengembangan potensi wisata jalur pendakian dengan melibatkan masyarakat sekitar salah satunya dengan penerapan homestay bagi wisatawan yang datang dengan memanfaatkan rumah penduduk setempat menjadi homestay,''paparnya

Halaman:

Editor: Dwi ariadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

18 Ribu Ikan Nila Ditebar di Waduk Cacaban Tegal

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:44 WIB

Kabupaten Tegal Catatkan Nol Kasus Covid-19

Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:53 WIB
X