Milad Ke-27 Sastra Tegalan, Seniman Potong Tumpeng dan Luncurkan Buku Republik Tegalerin

- Sabtu, 27 November 2021 | 16:42 WIB
Peringtatan Milad Ke-27 Sastra Tegalan di kafe eks-pabrik Texin, Kelurahan Dampyak, Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, Jumat 26 November 2021 malam (dok)
Peringtatan Milad Ke-27 Sastra Tegalan di kafe eks-pabrik Texin, Kelurahan Dampyak, Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, Jumat 26 November 2021 malam (dok)

KRAMAT, AYOTEGAL.COM - Para seniman di Tegal dan sekitarnya memperingati milad ke-27 Sastra Tegalan di kafe depan eks-pabrik Texin, Kelurahan Dampyak, Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, Jumat 26 November 2021 malam.

Selain pemotongan tumpeng, acara juga diwarnai peluncuran buku antologi Puisi Tegalerin. Adapun téma yang diusung ''Brayan Kanggo Ningkatna Martabat Sastra Tegalan''.

Ketua penyelenggara Milad Ke-27 Sastra Tegalan, Mohammad Ayyub mengatakan, pada malam kelahiran Sastra Tegalan yang jatuh 26 November ini cuma pemotongan tumpeng syukuran dan peluncuran buku kumpulan puisi Republik Tegalerin.

Baca Juga: Kabupaten Brebes Borong 2 Kejuaraan Pelayanan Informasi tingkat Jawa Tengah

Ayyub yang mendapat julukan Prof. Embe senyampang ia telah menerbitkan kumpulan puisi bahasa lokal berjudul "Luwak Wulune Embe".

Mereka yang hadir di antaranya, Dinhaz Yussac, Atmo Tan Sidik, Dhimas Riyanto, Apito Lahiré, Endhy Kepanjen, Nabila anak Atmo, Nindra, M. Enthieh Mudakir yang mendapat julukan Kaisar Penyair Tegal, Dwi Ery Santoso, dan Apito Lahire.

Sementara Presidén Penyair Tegalerin Dr. Maufur, Ketua Yayasan Pendidikan Pancasakti Imawan Sugiharto, dan Réktor Universitas Pancasakti (UPS) Tegal tidak hadir karena mereka ada kegiatan di luar kota.

"Tapi nanti pada tanggal 29 November rangkaian acara ulang tahun akan digeber di Aula Yayasan Pendidikan Pancasakti,''kata Ayyub.

Peluncuran Buku Republik Tegalerin. (dok)

Acara di UPS tersebut, lanjut Ayyub, selain ada orasi perjalanan Sastra Tegalan yang kali pertama dipelopori Lanang Setiawan pada tahun 1994 hingga kini berusia 27 tahun, juga akan digeber parade baca puisi Tegalan oleh para seniman, dosen, mahasiwa dan lainnya.

"Acara yang menarik, adalah kehadiran penyair Apito Lahire untuk menyajikan puisi-puisi Tegalerin," papar Ayyub.

Halaman:

Editor: Dwi ariadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X