Skema Pemkab Tegal Hadapi Mudik Lebaran 2022, Sekda: Berikan Pelayanan Pemudik yang Terbaik

- Kamis, 28 April 2022 | 22:13 WIB
Rakor Pemkab Tegal bersama lintas sektoral dalam menghadapi Mudik Lebaran 2022 (dok.Humas Pemkab Tegal)
Rakor Pemkab Tegal bersama lintas sektoral dalam menghadapi Mudik Lebaran 2022 (dok.Humas Pemkab Tegal)

SLAWI, AYOTEGAL.COM – Pemerintah Kabupaten Tegal telah membuat skema dalam menghadapi Mudik Lebaran 2022. Akses jalan dan pelayanan masyarakat menjadi prioritas utama.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tegal, Widodo Joko Mulyono telah menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Koordinasi Linats Sektoral Pengamanan Hari Raya Idulfitri 2022, Senin 25 April 2022 lalu.

Saat memimpin jalannya rapat, Sekda Joko, mengatakan pihaknya akan menyiapkan skenario pengamanan Lebaran di Kabupaten Tegal bekerjasama dengan instansi vertikal seperti TNI-Polri dan stakeholder terkait lainnya.

Baca Juga: Jelang One Way , Polres Pemalang Bagikan Kaos Mudik Aman Mudik Sehat' ke Pemudik

“Mudik Lebaran tahun ini tentunya akan berbeda, karena ini momen yang paling ditunggu-tunggu masyarakat setelah dua tahun tertunda akibat pembatasan di masa pandemi Covid-19”, kata Joko.

Menurut Joko, antusiasme mudik ini sudah mulai terlihat beberapa hari belakangan ini dari lonjakan penumpang moda transportasi umum.

Sementara itu, dari pantauannya di Kota Slawi sebagai daerah perlintasan juga tujuan mudik, frekuensi lalu-lintasnya pun mulai meningkat, baik dari kendaraan plat luar kota yang melintas maupun mobilitas warganya ke pasar-pasar, toko swalayan dan sebagainya.

Didampingi Wakapolres Tegal Kompol Didi Dewantoro dan Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tegal Dadang Darusman, Joko mengungkapkan jika pihaknya saat ini tengah menuntaskan pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan rutin di sejumlah sarana prasarana penjunjang mobilitas transportasi warga seperti jalan, terminal, dan lampu penerangan jalan umum.

Dirinya juga meminta perangkat daerah, instansi vertikal TNI-Polri, BUMN, BUMD, PMI, pramuka, hingga organisasi kemasyarakatan mulai bekerja ekstra untuk saling bahu-membahu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat selama masa libur Lebaran Idul Fitri ini.

Lebih lanjut, kepada Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Joko juga meminta untuk mengoptimalkan kerjanya, terutama soal pemantauan harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok serta mengintensifkan komunikasinya dengan Bulog bila dipandang perlu dilakukan operasi pasar.

Halaman:

Editor: Dwi ariadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X