Didemo Pemborong Kabupaten Tegal, Ternyata Ini Maksudnya Konsolidasi Proyek PL

- Selasa, 21 Juni 2022 | 11:32 WIB
Bupati Tegal Umi Azizah saat menemui pemborong Kabupaten Tegal yang melakukan aksi demo di depan Kantor Pemkab Tegal (dok.Humas Pemkab Tegal)
Bupati Tegal Umi Azizah saat menemui pemborong Kabupaten Tegal yang melakukan aksi demo di depan Kantor Pemkab Tegal (dok.Humas Pemkab Tegal)

SLAWI, AYOTEGAL.COM - Pemborong Kabupaten Tegal Bersatu telah memprotes soal konsolidasi proyek penunjukan langsung (PL) dengan unjuk rasa besar-bearan di depan Kantor Pemkab Tegal, Senin 20 Juli 2022.

Ternyata yang dimaksud dengan konsolidasi pengadaan barang/jasa merupakan strategi pengadaan barang/jasa yang menggabungkan beberapa paket pengadaan barang/jasa sejenis.

Menurut Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Pasal 9, Pengguna Anggaran memiliki tugas dan kewenangan melaksanakan konsolidasi pengadaan barang/jasa.

Baca Juga: INFO CUACA Tegal dan Slawi Selasa 21 Juni 2022, Hujan Intensitas Ringan Merata pada Sore Hari

Menjawab tuntutan dari Pemborong Kabupaten Tegal Bersatu, Bupati Tegal Umi Azizah mengatakan, tidak semua paket pekerjaan konstruksi di bawah pagu Rp 200 juta dikonsolidasi pada pengadaan barang dan jasa Pemkab Tegal tahun 2022 ini.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat menerima perwakilan warga pendemo yang menolak kebijakan konsolidasi di Ruang Rapat Bupati, Senin 20 Juni 2022.

Soal kecukupan waktu menjadi salah satu alasan pihaknya tidak mengonsolidasikan seluruh paket pekerjaan konstruksi pengadaan langsung, disamping pertimbangan teknis dan ketersediaan sumberdaya aparatur di Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Tegal yang jumlahnya terbatas serta keberpihakannya pada pelaku UMKM.

Sebelumnya diberitakan, hasil monitoring control for prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menengarai ada potensi inefisiensi belanja APBD Kabupaten Tegal 2022 pada area intervensi pengadaan langsung (PL) barang dan jasa.

Sehingga KPK memberi arahan atau rekomendasinya kepada Pemkab Tegal agar melakukan konsolidasi paket PL dan mengalihkannya ke proses lelang untuk menghemat anggaran belanja daerah.

Baca Juga: BI Tegal Gelar Sampan Digifest 2022, Targetkan Semua Daerah Kategori Digital

Halaman:

Editor: Dwi ariadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X