Potret WKJ Kalibakung Tegal, Sejarah dan Pelayanan Jamu Tradisional yang Sudah Teruji Klinis

- Rabu, 22 Juni 2022 | 16:52 WIB
tangkapan layar bahan jamu tradisional WKJ Kalibakung Tegal (YouTube)
tangkapan layar bahan jamu tradisional WKJ Kalibakung Tegal (YouTube)

BALAPULANG, AYOTEGAL.COM - Berdiri di atas lahan 3,5 hektare, Wisata Kesehatan Jamu (WKJ) Kabupaten Tegal memberikan pelayanan kesehatan tradisional yang menggunakan obat-obatan jamu tradisional.

WKJ Kalibakung Tegal merupakan pelayanan kesehatan tradisional kedua di Jawa Tengah, setelah Tawangmangu.

Sama seperti layaknya puskesmas, WKJ Kalibakung yang berlokasi di Desa Kalibakung, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal ini memberikan pelayanan kesehatan masyarakat.

Baca Juga: Kang Ayyub Rilis Buku Cerita Tegalan Terbaru, Sajikan Narasi Menarik Gunakan Bahasa Tegal

Kepala UPTD Wisata Kesehatan Jamu Kalibakung, Umi Dyah Arti mengatakan, pelayanan kesehatan di WKJ Kalibakung sama seperti puskesmas.

''Yang membedakan adalah obat-obatan yang diberikan menggunakan bahan baku jamu tradisional yang sudah teruji secara klinis. Selain menyedikan beragam jamu, juga ada akupunktur dan akupressure,''kata Umi Dyah seperti dikutip akun YouTube Humas Pemkab Tegal.

WKJ Kalibakung juga mengelola sekaligus mengolah 280 jenis tanaman obat yang diberi label nama dan manfaat. Tanaman obat tersebut terhampar luas serta tertata baik di kawasan WKJ Kalibakung.

Dari data yang dihimpun AyoTegal, WKJ Kalibakung sendiri dibangun membutuhkan waktu 4 tahun dimulai tahun 2012 - 2015 dengan pembiayaan dari APBD dan dukungan APBN.

Pada tahun 2015 seluruh kegiatan pelayanan kesehatan tradisional dan Spa pindah ke Gedung baru 2 lantai tersebut, sedangkan gedung lama didepan akan menjadi Museum Kesehatan Tradisional.

Baca Juga: Peringati Tahun Baru Jawa, Pimpinan Kejawen Maneges Ambil Air dari 8 Tuk di Bumijawa Tegal

Halaman:

Editor: Dwi ariadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X