Kemenag Gelar Dialog Kerukunan, Bupati Tegal: Kehidupan Politik Makin Jauh dari Etika

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 18:54 WIB
Bupati Tegal Umi Azizah saat menyampaikan materi dalam acara dialog kerukunan antarumat  (dok. Humas Pemkab Tegal)
Bupati Tegal Umi Azizah saat menyampaikan materi dalam acara dialog kerukunan antarumat (dok. Humas Pemkab Tegal)

SLAWI, AYOTEGAL.COM - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tegal menggelar dialog kerukunan antar umat beragama di Vihara Buddha Sasana Dipa, Rabu 22 Juni 2022.

Bupati Tegal Umi Azizah dalam kesempatan tersebut mengatakan, toleransi adalah prasyarat terciptanya kerukunan hidup antarumat beragama.

Di awal dialog, Umi memaparkan tentang keragaman bangsa Indonesia yang terdiri dari 6 agama dan 187 aliran kepercayaan.

Baca Juga: LIRIK Lagu Pingal - Happy Asmara, Sore Mbok Larani Bengi Tak Tangisi

Di mana dari 272,23 juta jiwa penduduk Indonesia, mayoritas atau 86,87% beragama Islam, 7,49% beragama Kristen, 3,09% beragama Katolik, 1,71% beragama Hindu, 0,75% beragama Buddha, 0,03% beragama Konghucu, dan 0,04% menganut aliran kepercayaan.

Menurutnya, dengan kondisi negara yang berpulau-pulau dan beragam etnis serta budaya, sesungguhnya Indonesia menyimpan potensi perpecahan dan disintegrasi.

Oleh sebab itu, para founding fathers atau pendiri bangsa melalui UUD 1945 telah memformulasikan bentuk negara kita sebagai negara kesatuan.

Sedangkan Pancasila sebagai dasar negara, melalui sila ketiga telah menempatkan persatuan, kesatuan, serta keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau golongannya.
“Ini semua demi menjaga dan mempertahankan keutuhan bangsa,” kata Umi.

Namun pasca reformasi atau kontestasi politik tahun 2014 dan 2019, kerukunan sosial mulai retak, menyebabkan masyarakat terpolarisasi dan saling hina sehingga kemudian memunculkan istilah cebong, kampret dan kadrun.

“Kita bisa merasakan bagaimana persatuan dan kesatuan bangsa ini terus diuji oleh kehidupan politik yang semakin jauh dari etika dan nilai kesopanan, nilai kesantunan,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Dwi ariadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Turunkan Angka Stunting, Pemkab Tegal Gandeng TNI

Rabu, 3 Agustus 2022 | 21:36 WIB
X