Miris! Angka Stunting di Kabupaten Tegal Tinggi, Dewi Aryani Ingatkan Empati dan Proaktif Kades

- Selasa, 26 Juli 2022 | 19:46 WIB
Anggota Komisi IX DPR RI, Dewi Aryani bersama BKKBN dan Pemkab Tegal mengadakan Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana di Desa Buniwah, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Selasa 26 Juli 2022 (Dwi Ariadi/AyoTegal)
Anggota Komisi IX DPR RI, Dewi Aryani bersama BKKBN dan Pemkab Tegal mengadakan Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana di Desa Buniwah, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Selasa 26 Juli 2022 (Dwi Ariadi/AyoTegal)

BOJONG, AYOTEGAL.COM - Anggota Komisi IX DPR RI, Dewi Aryani bersama BKKBN dan Pemkab Tegal mengadakan Sosialisasi dan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Program Bangga Kencana di Desa Buniwah, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Selasa 26 Juli 2022.

Upaya penanganan kasus stunting di Kabupaten Tegal menjadi sorotan utama dalam kegiatan yang digelar di Balai Desa Buniwah tersebut. Hadir dalam sosialisasi tersebut Kepala Biro Keuangan dan Pengelolaan Barang Milik Negara BKKBN, Soetringsih, Perwakilan BKKBN Jawa Tengah, drg Widwiono serta Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal, Khofifah.

Dewi Aryani mengharapkan, seluruh eleman masyarakat kompak berperan aktif dalam upaya penurunan kasus stunting, terutama peran kepala desa (kades).

Baca Juga: Penanganan Stunting, Wakil Bupati Tegal Ungkap 2 Strategi Gebyar Posyandu 2022

''Ada 10 ribu bayi yang stunting di Kabupaten. Sementara jumlah keluarga yang potensi stunting mencapai sebanyak 135 ribu KK. Ini yang bikin miris untuk generasi mendatang kalau tidak segera ditangani,''ungkap Dewi Aryani.

Ditambah lagi, lanjut Dewi Aryani yang akrab dipanggil DeAr, jumlah ibu hamil mencapai 28 ribu setiap tahun.

Karena itu, menurut DeAr, kepala desa memiliki tanggung jawab penuh dalam penanganan stunting.

''Maka saya mengajak kepala desa membangun kawasan buah dan gizi desa. Itu salah satu upaya yang harus dan wajib dilakukan dibangun kepala desa,''tegasnya.

DeAr menegaskan, kepala desa memiliki peran yang stategis. ''Dari pengelolaan dana desa harus dialoaksi untuk pembangunan SDM bidang kesehatan terutama ibu dan anak. Empati kepala desa sangat penting untuk penanganan stunting.

Baca Juga: Siswa MTs Negeri 1 Tegal Sabet Juara Tartil Quran MTQ Ke XXIX Jawa Tengah

Halaman:

Editor: Dwi ariadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Turunkan Angka Stunting, Pemkab Tegal Gandeng TNI

Rabu, 3 Agustus 2022 | 21:36 WIB
X