Ratusan Hafiz di Kabupaten Tegal Siap Gelar Khotmil Quran Sebulan Sekali

- Kamis, 8 September 2022 | 16:22 WIB
Bupati Tegal Umi Azizah membuka kegiatan perdana Khotmil Quran di Masjid Al-Hajj, kompleks Alun-Alun Hanggawana Slawi pada Minggu 4 September 2022. (dok.Humas Pemkab Tegal)
Bupati Tegal Umi Azizah membuka kegiatan perdana Khotmil Quran di Masjid Al-Hajj, kompleks Alun-Alun Hanggawana Slawi pada Minggu 4 September 2022. (dok.Humas Pemkab Tegal)

SLAWI, AYOTEGAL.COM – Ratusan penghafal Alquran atau hafiz/hafizah di Kabupaten Tegal bersama pemuka agama dan tokoh masyarakat berencana menggelar acara rutin Khotmil Quran.

Kegiatan tersebut digelar setiap bulan sekali di masjid di masing-masing kecamatan ini diinisiasi oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tegal.

Mengawali ini, Bupati Tegal Umi Azizah membuka kegiatan perdana Khotmil Quran di Masjid Al-Hajj, kompleks Alun-Alun Hanggawana Slawi pada Minggu 4 September 2022.

Baca Juga: Serentak, Penyaluran Bansos ke Warga Terdampak Kenaikan Harga BBM di Pemalang

Tampak hadir sejumlah pejabat Kantor Kemenag Kabupaten Tegal dan para hafiz serta hafizah.

Umi yang juga Ketua Umum PC Muslimat NU Kabupaten Tegal menyampaikan harapan besarnya terkait kegiatan khataman Alquran ini khususnya dalam membangun mental-spiritual umat muslim.

“Pembacaan Alquran secara berjamaah sampai khatam ini sangat berdampak nyata dalam proses internalisasi nilai-nilai spiritual, baik bagi yang membacanya maupun mereka yang ikut menyimak atau mendengarkan,” tutur Umi.

Ia pun berharap, kegiatan seperti ini bisa mendapat dukungan dari berbagi pihak, sehingga syiar agama Islam melalui kegiatan rutin Khotmil Quran bisa memberikan dampak positif secara luas.

“Saya meyakini, Kabupaten Tegal akan semakin teduh dan kondusif seiring menggemanya bacaan ayat-ayat suci Alquran di masjid-masjid,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tegal Akhmad Farkhan menuturkan jika kegiatan rutin Khotmil Quran ini merupakan bagian dari upaya untuk membumikan spirit Alquran di tengah situasi dan kondisi sosial yang cenderung materialistik dan hedonis.

Halaman:

Editor: Dwi ariadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X