Demo Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa PMII Longmarch ke Kantor Bupati Tegal

- Kamis, 8 September 2022 | 17:19 WIB
Mahasiswa yang tergabung Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tegal turun ke jalan di Kota Slawi, Kamis 8 September 2022. (Dwi Ariadi/AyoTegal)
Mahasiswa yang tergabung Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tegal turun ke jalan di Kota Slawi, Kamis 8 September 2022. (Dwi Ariadi/AyoTegal)

SLAWI, AYOTEGAL.COM - Gelombang demo memprotes kenaikan harga BBM terjadi di Kabupaten Tegal. Puluhan mahasiswa yang tergabung Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tegal turun ke jalan di Kota Slawi, Kamis 8 September 2022.

Dengan mengenakan jaket almamater PMII, mereka melakukan orasi di sepanjang jalan menolak kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM.

Yel-yel lagu Naik Naik ke Puncak Gunung yang dipelesetkan ''Naik Naik BBM Naik, Kiri Kanan Kulihat Saja Banyak Rakyat Sengsara'' dilantunkan para mahasiswa di sepanjang jalan.

Baca Juga: Ratusan Hafiz di Kabupaten Tegal Siap Gelar Khotmil Quran Sebulan Sekali

Dari pantauan AyoTegal, sebelum menuju ke Kantor Pemkab Tegal para mahasiswa berkumpul di bundaran Patung Obor Pakembaran Slawi. Dengan pengawalan ketat dari Polres Tegal, para mahasiwa melakukan orasi menolak kenaikan harga BBM.

Dari Bundaran Patung Obor, mahasiwa melakukan longmarch menuju Kantor Pemkab Tegal. Sesampai di lokasi, mereka tertahan di pintu gerbang yang tertutup dan dijaga ketat petugas.

Mereka berorasi di depan kantor Bupati Tegal dengan pengeras suara. Demo itu juga diwarnai aksi dorong antara mahasiswa dengan anggota Polisi yang sudah berjaga-jaga di depan kantor Bupati Tegal.

Bersitegang terpaksa terjadi lantaran awalnya mahasiswa tidak bisa bertemu dengan Bupati Tegal Umi Azizah.

Baca Juga: Serentak, Penyaluran Bansos ke Warga Terdampak Kenaikan Harga BBM di Pemalang

Namun, setelah melakukan negosiasi antara mahasiswa dengan Polisi, akhirnya Bupati Tegal bersedia menemui mahasiswa.

"Kami sempat kecewa dengan Bupati karena tidak langsung menemui kami. Sehingga tadi sempat ada aksi dorong-dorongan antara mahasiswa dengan Polisi," kata Koordinator Aksi, Syahirul.

Halaman:

Editor: Dwi ariadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X