Pendataan Regsosek 2022 BPS, Bupati Tegal Minta Akurat agar Pemberian Bansos Tepat Sasaran

- Rabu, 21 September 2022 | 11:38 WIB
Rapat Koordinasi Daerah Pendataan Awal Regsosek Tingkat Kabupaten di Grand Dian Hotel Slawi, Selasa 20 September 2022. (dok Dinas Kominfo Kabupaten Tegal)
Rapat Koordinasi Daerah Pendataan Awal Regsosek Tingkat Kabupaten di Grand Dian Hotel Slawi, Selasa 20 September 2022. (dok Dinas Kominfo Kabupaten Tegal)

SLAWI, AYOTEGAL.COM - Bupati Tegal Umi Azizah mengharapkan pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022 Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tegal lebih akurat untuk menekan pemberian bantuan sosial (bansos) yang sering kurang tepat sasaran.

Hal tersebut disampaikan Umi Azizah pada acara Rapat Koordinasi Daerah Pendataan Awal Regsosek Tingkat Kabupaten di Grand Dian Hotel Slawi, Selasa 20 September 2022.

“Hasil survei Litbang kompas di bulan Agustus 2022 menyebutkan 70,9 persen subsidi atau bantuan yang diberikan pemerintah belum tepat sasaran sehingga berimbas kepada kepala desa, camat, termasuk bupati yang kena getahnya,” ungkap Umi.

Baca Juga: Lansia dan Buruh Bongkar Muat di Pemalang Terima Bansos BBM

Umi Azizah menyebutkan, dukungan camat, kades, sangat berarti agar dapat memberikan data yang valid. Harapannya dapat menyampaikan info ini kepada perangkat desa lainnya dan masyarakat agar informasinya tersampaikan dengan akurat.

Menurut Ketua Tim Regsosek BPS Kabupaten Tegal Ratna Saridewi, Rakor ini bertujuan untuk mewujudkan koordinasi dan kerja sama pelaksanaan kegiatan statistik antara BPS, Instansi pemerintah, dan masyarakat dalam membangun satu pusat rujukan informasi statistik nasional.

Sementara, Kepala BPS Kabupaten Tegal Jamaludin menjelaskan bahwa Regsosek adalah sistem dan basis data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan yang terhubung dengan data induk kependudukan serta basis data lainnya hingga tingkat desa/kelurahan.

Baca Juga: Patut Dicontoh, Komunitas Pegiat Sampah Bestari Ujungrusi Tegal Raih Prestasi Tingkat Nasional

“Basis data Regsosek digunakan untuk mengakhiri duplikasi perlindungan sosial dan untuk mewujudkan integrasi program perlindungan sosial dan pemberdayaan,''katanya.

''Regsosek ini sangat penting untuk dilaksanakan karena masih sangat terbatasnya data sosial ekonomi yang mencakup keseluruhan penduduk dan belum adanya kontrol standar kulitas data serta data target program yang masih sangat sektoral,”tambah Jamaludin.

Halaman:

Editor: Dwi ariadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X