Senasib Tenaga Honorer, Penjaga Sekolah SD di Kabupaten Tegal Minta Masuk Pendataan Non ASN

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 14:59 WIB
Penjaga sekoah SD mengadu ke pimpindan DPRD Kabupaten Tegal terkait pendataan non ASN (dok)
Penjaga sekoah SD mengadu ke pimpindan DPRD Kabupaten Tegal terkait pendataan non ASN (dok)

SLAWI, AYOTEGAL.COM - Persoalan pendataan non ASN di Kabupaten Tegal ternyata tidak membelit tenaga honorer saja. Penjaga sekolah SD Negeri juga mengalami hal serupa.

Hal tersebut terungkap dalam audiensi perwakilan penjaga sekolah SD Negeri dengan pimpinan DPRD Kabupaten Tegal, Selasa 4 Oktober 2022.

Penjaga Sekolah menyampaikan tuntutan agar dimasukkan dalam database Non ASN dari Kementerian PAN-RB.

Baca Juga: Pendataan Tenaga Honorer Pemkab Tegal Gaduh, Umi Azizah Minta Segera Masukkan ke Data BKN

Saat dialog, mereka juga curhat soal penghasilan yang minim. "Gaji kami sangat kecil. Ada yang Rp 500 ribu, bahkan ada pula yang Rp 300 ribu,"ujar Ketua Paguyuban Penjaga SDN Kabupaten Tegal, Anggun Mashuri.

Karena itu, kata Mashuri, pihaknya berharap penjaga SD Negeri bisa masuk dalam database Non ASN karena selama ini honor yang diterima tersebut berasal dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

"Tuntutan kami tidak banyak. Kami hanya ingin data kami dimasukkan ke database BKN," ucapnya.

Dia menuturkan, jumlah penjaga SDN di Kabupaten Tegal sebanyak 315 orang. Mereka mayoritas bekerja sudah lebih dari 10 tahun. Tapi gaji mereka jauh dari UMK. Menurut Anggun, untuk menutup kebutuhan hidupnya, para istri penjaga sekolah berjualan di lingkungan SD.

"Kami hanya mengandalkan kantin saja," ucapnya sembari meneteskan air mata.

Baca Juga: Suporter Persekat Tegal Nyalakan Lilin Love Duka atas Tragedi Kanjuruhan Malang di Monumen GBN Slawi

Halaman:

Editor: Dwi ariadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kompak, 3 Dalang Tegal Kolaborasi Gempur Rokok Ilegal

Minggu, 20 November 2022 | 21:07 WIB
X