Beri Pengarahan Cegah Stunting di Brebes, Kepala BKKBN Optimistis Target Penurunan 21 Persen Tercapai

- Selasa, 25 Oktober 2022 | 18:31 WIB
Kepala BKKBN  Hasto Wardoyo saat berkunjung ke Brebes (dok Diskominfotik Brebes)
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo saat berkunjung ke Brebes (dok Diskominfotik Brebes)

BREBES, AYOTEGAL.COM - Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengungkapkan inisiasi menyusui dini dan pemberian ASI eksklusif dapat mencegah pertumbuhan anak kerdil (stunting).

Menurut Hasto, inisiasi menyusui dini dan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif di 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) dapat mencegah stunting, selain itu ASI eksklusif juga merupakan KB alami.

Hal itu disampaikan dr Hasto saat memberikan pengarahan Cegah Stunting di Grand Dian Hotel Brebes, Sabtu 22 Oktober 2022.

Baca Juga: Arpusda Tegal Terbitkan Buku Antologi Puisi Presiden Penyair Tegalan Dwi Ery Trilogi Wayang

Selain dari upaya ibu dalam memberikan makanan bergizi, lanjut Hasto, suksesnya pencegahan stunting juga dipengaruhi sinergi dan kerjasama semua pihak baik dari instansi pemerintahan maupun swasta.

Ia mencontohkan, dalam pemenuhan sandang pangan ada bantuan dari Kementerian Sosial melalui program PKH.

''Tetapi yang tak kalah penting juga dari Dinas Pekerjaan Umum. Khususnya dalam pemenuhan air bersih, rumah tidak layak huni, dan penyediaan jamban yang layak,''katanya.

"Dukungan swasta pun sangat membantu. Dukungan dalam produksi vitamin dan makanan,"tambahnya.

Menurut Hasto, angka stunting secara nasional juga bagus karena mengalami penurunan. Pada 2019 angkanya 27,67 persen, lalu mengalami penurunan pada 2021 menjadi 24,4 persen.

Ia optimis angka stunting di Indonesia tiap tahunnya angka mengalami penurunan. Targetnya pada 2022 angka stunting berada di angka 21 persen.

Halaman:

Editor: Dwi ariadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X