2.740 Pelajar Kabupaten Tegal Dukung Aksi Bergizi Cegah Stunting

- Kamis, 24 November 2022 | 16:43 WIB
Bupati Tegal Umi Azizah (tengah) di Seminar Ilmiah Remaja dan Workshop Kesehatan di Pendopo Amangkurat, Selasa (22/11/2022). (dok Humas Pemkab Tegal)
Bupati Tegal Umi Azizah (tengah) di Seminar Ilmiah Remaja dan Workshop Kesehatan di Pendopo Amangkurat, Selasa (22/11/2022). (dok Humas Pemkab Tegal)

SLAWI, AYOTEGAL.COM – Sebanyak 2.740 pelajar dari perwakilan 306 SMP dan SMA di Kabupaten Tegal mengikuti seminar ilmiah remaja dan workshop guna mendukung Aksi Bergizi sebagai upaya mencegah stunting lewat pencanangan minum tablet tambah darah remaja putri secara serentak.

Seminar yang digelar secara luring dan daring ini dibuka oleh Bupati Tegal Umi Azizah dari Pendopo Amangkurat pada Selasa 22 November 2022 lalu.

Di hadapan 300-an peserta yang mengikuti seminar ini secara luring dan selebihnya secara daring, Bupati Umi Azizah mengatakan pencanangan gerakan Aksi Bergizi ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kasus anemia yang disebabkan kekurangan gizi.

Baca Juga: Syukuran Jelang Milad Sastra Tegalan ke 28, Dedy Yon: Nguri-nguri Bahasa Tegal Makin Pentol

Menurut Umi Azizah, aksi Bergizi ini sendiri merupakan salah satu intervensi gizi dengan indikator pentingnya 90 persen remaja putri menerima tablet tambah darah.

Disebutkan, Gerakan Aksi Bergizi ini diluncurkan untuk mengatasi tiga beban gizi di kalangan remaja melalui pencegahan anemia, promosi perilaku makan sehat dan aktivitas fisik berolahraga.

“Intervensi gizi pada remaja putri ini sangat penting, karena sebelum hamil dan nantinya melahirkan, remaja putri yang kelak akan menjadi calon ibu ini harus diperiksa dan diperbaiki dulu kondisi gizinya,” kata Umi.

Hasil riset kesehatan dasar tahun 2018 menyebutkan kasus anemia pada remaja putri di Indonesia masih sangat tinggi, di atas 20 persen. Sehingga ini menjadi perhatian serius pemerintah.

Di antaranya upaya penanggulangannya adalah dengan memberikan dukungan perilaku positif dalam mengonsumsi makanan bergizi dan mewujudkan kantin sehat di lingkungan sekolah.

Perilaku suka ataupun tidak suka mengonsumsi makanan bergizi saat remaja, lanjut Umi, akan terbawa sampai kelak ia dewasa, bahkan saat memasuki masa kehamilan. Padahal asupan gizi ini dampaknya sangat penting bagi pertumbuhan janin.

Halaman:

Editor: Dwi ariadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kompak, 3 Dalang Tegal Kolaborasi Gempur Rokok Ilegal

Minggu, 20 November 2022 | 21:07 WIB
X