Tekan Laju Inflasi, Kota Tegal Gelar Pasar Murah., BI: Sampai Akhir Tahun Kita Gerilya

- Rabu, 28 September 2022 | 16:27 WIB
Operasi Pasar Murah di Pasar Pagi Kota Tegal, Rabu 28 September 2022. (dok)
Operasi Pasar Murah di Pasar Pagi Kota Tegal, Rabu 28 September 2022. (dok)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM – Pemerintah Kota Tegal dan Bulog yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Tegal menggelar Operasi Pasar Murah di Pasar Pagi Kota Tegal, Rabu 28 September 2022.

Pasar murah tersebut digear bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat dan menekan laju inflasi.

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengapresiasi kegiatan pasar murah. Pasalnya, masyarakat Kota Tegal masih bisa membeli kebutuhan sembako dengan harga yang lebih terjangkau, di tengah dampak kenaikan harga BBM.

Baca Juga: bjb Obligasi Ritel ORI 022, Kupon Menarik dengan Penawaran Mulai Rp 1 juta hingga Rp 5 Miliar

‘’Pasar Murah diselenggarakan untuk menjaga daya beli masyarakat, sehingga peningkatan inflasi dapat ditekan. Sebab bukan hanya kenaikan harga BBM saja yang dapat menyebabkan inflasi,''kata Dedy Yon.

Dikatakan oleh Dedy Yon, ada beberapa momen yang terjadi baru-baru ini yang sangat berpotensi meningkatkan inflasi di Indonesia, yaitu kenaikan harga cabai merah, kenaikan harga bawang merah, kenaikan harga gas elpiji 3 kg, serta kenaikan tarif angkutan.

Dedy Yon menambahkan bahwa pasar murah menjadi bagian penting untuk menekan, mengendalikan harga serta menjaga kestabilan laju inflasi.

''Perlu diketahui, inflasi terjadi karena kenaikan harga secara periodik dan biasanya menyebabkan ketersediaan barang kurang tetapi peminatnya banyak,''ujar Dedy Yon.

‘’Dengan adanya pasar murah ini Pemerintah Kota Tegal berupaya meyakinkan dan menenangkan serta memberi kepastian pada masyarakat bahwa pasokan stok bahan pokok di Kota Tegal masih cukup aman, tidak ada kekurangan dan distribusi lancar sampai ke tangan masyarakat sebagai konsumen,’’tambah Dedy.

Selain itu, Dedy Yon mengutarkan bahwa pasar murah membantu program pemerintah dalam pengendalian harga. Serta diharapkan berbagai pihak yang terlibat dapat bekerjasama dengan asosiasi pedagang, asosiasi pengusaha, Bulog dan pemerintah Kota Tegal.

Halaman:

Editor: Dwi ariadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BTN Gelar IPEX 2022 Bidik KPR Baru Rp1,5 Triliun

Senin, 21 November 2022 | 10:29 WIB

BTN Bidik Potensi KPR Subsidi 200 Ribu Mitra Gojek

Selasa, 8 November 2022 | 19:25 WIB
X