Pemkot Tegal Bakal Atur Jarak Pendirian Supermarket dan Toko Swalayan , Ini Rancangannya

- Senin, 14 November 2022 | 18:18 WIB
Wali Kota Tegall Dedy Yon Supriyono (dok)
Wali Kota Tegall Dedy Yon Supriyono (dok)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM - DPRD dan Pemerintah Kota Tegal kini sedang menyiapkan peraturan daerah (Perda) yang mengatur jarak pendirian supermarket dan toko swalayan.

Pasalnya, persoalan jarak pendirian supermarket maupun toko swalayan di Kota Tegal telah menjadi perhatian khusus hampir seluruh fraksi DPRD saat Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi DPRD Kota Tegal, beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menyampaikan, Pemerintah Pusat ingin memberikan kemudahan investasi kepada para pelaku usaha.

Baca Juga: Gerakan Peduli Anak Yatim, Tangan Kaki Pemuda Tegal Gelar Bazar Sosial Ngawul

Namun, terkait perizinan terhadap pendirian supermarket dan toko swalayan, Pemerintah Pusat memberikan kewenangan kepada daerah agar mengatur jarak pendirian satu dengan yang lainnya.

Berangkat dari dasar tersebut, Pemkot Tegal dalam Raperda No 6 tahun 2017 tentang Penataan dan Pembinaan Toko Eceran, Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan, bersama DPRD Kota Tegal mengatur jangkauan jarak yang terbaik agar kelangsungan hidup para pedagang mikro bisa berlanjut dan rantai ekonomi bisa berjalan dengan baik melalui rancangan peraturan daerah.

Hal tersebut disampaikan Dedy Yon Supriyono dalam Rapat Paripurna DPRD dengan agenda Jawaban Wali Kota atas Pemandangan Umum Fraksi2 DPRD dan Jawaban Fraksi atas Pandangan Umum Wali Kota terhadap Raperda yang diajukan untuk dibahas, Senin 14 November 2022) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Tegal.

Baca Juga: Ratusan Crosser Ramaikan Kejuaraan Grasstrack Motocross di Sirkuit Mangkujaya Mokaha Tegal

“Oleh sebab itu, Pemerintah Daerah bersama dengan DPRD untuk mengatur jangkauan jarak yang terbaik agar kelangsungan hidup para pedagang mikro bisa berlanjut dan rantai ekonomi bisa berjalan dengan baik melalui rancangan peraturan daerah yang akan dibahas,” jelas Dedy Yon.

Selain pengaturan jarak lokasi pendirian yang perlu digarisbawahi adalah berdasarkan Permendagri No 23 Tahun 2021 tentang Pedoman Pengembangan Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan toko Swalayan, disebutkan bahwa pusat perbelanjaan wajib menyediakan ruang usaha dan/atau ruang promosi untuk usaha mikro dan usaha kecil minimal 30 persen dari luas areal pusat perbelanjaan.

Halaman:

Editor: Dwi ariadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BTN Gelar IPEX 2022 Bidik KPR Baru Rp1,5 Triliun

Senin, 21 November 2022 | 10:29 WIB
X