Ganjar Lantik Sekda Lani Dwi Rejeki Jadi Penjabat Bupati Batang

- Senin, 23 Mei 2022 | 14:09 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melantik Penjabat Bupati Batang Lani Dwi Rejeki bersamaan dengan penjabat Bupati Jepara, Banjarnegara dan Kota Salatiga. (dok)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melantik Penjabat Bupati Batang Lani Dwi Rejeki bersamaan dengan penjabat Bupati Jepara, Banjarnegara dan Kota Salatiga. (dok)

SEMARANG, AYOTEGAL.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melantik Lani Dwi Rejeki sebagai Penjabat (Pj) Bupati Batang di Gedung Gradika Bhakti Praja Semarang, Minggu 22 Mei 2022 malam.

Lani Dwi Rejeki yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batang itu menduduki jabatan Pj Bupati cukup mengejutkan. Pasalnya, berdasarkan pemberitaan yang beredar, namanya tidak ada dalam daftar nama-nama pejabat di lingkungan Pemprov Jateng. 

Lani Dwi Rejeki dilanti bersamaan dengan penjabat Bupati Jepara, Banjarnegara dan Kota Salatiga.

Baca Juga: Seniman Tegal Akan Pentaskan Drama Kolosal Begal Jamaludin, Ki Waluyo: Ini Kisah dari Babad Tegal

Dalam sambutannya, Ganjar Pranowo mengatakan, para penjabat bupati dan walikota yang dilantik selanjutnya setiap tiga bulan harus membuat laporan. Jika tidak, maka akan dilakukan evaluasi.

"Batang ini cukup menarik, karena adanya kawasan industri. Karena itu, saya titip pada Bu Lani untuk menjaga hal itu. Perizinan harus dipermudah dan dipercepat. Jangan sampai ada pungli, yang bisa menggangu kepercayaan investor," ujar Ganjar Pranowo dalam sambutanya.

Pada kesempatan itu Ganjar juga mengungkap proposal dari Bupati Wihaji terkait pendirian vocational school atau sekolah kejuruan yang nantinya akan mencetak lulusan yang siap untuk bekerja di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang.

"Bagus itu usulannya, karena itu saya sudah minta jajaran di provinsi untuk mendukung rencana tersebut," kata Ganjar Pranowo.

Kepada Pj Bupati dan Walikota yang baru dilantik, Ganjar juga berpesan untuk bekerja keras dalam menekan angka stunting dan juga kemiskinan.
'Untuk kemiskinan, tiga daerah angkanya di bawah 10, dan itu sudah bagus. Tinggal Banjarnegara yang masih harus bekerja keras untuk menekan angka kemiskinan. Namun jangan kecil hati, karena kita dari Pemprov akan membantu seoptimal mungkin untuk mengatasinya," jelas Ganjar.

Baca Juga: Satpolairud Polres Pemalang Imbau Nelayan Waspada Kebakaran Kapal

Halaman:

Editor: Dwi ariadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X